Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak, Diduga Jatuh di Pulau Seribu

Informasi sementara yang didapat tim News Sinergi adalah, terdapat 59 penumpang, termasuk lima anak dan seorang bayi.

Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak, Diduga Jatuh di Pulau Seribu
Sriwijaya Air hilang kontak setelah empat menit terbang.(Foto: Picture Alliance)

News Sinergi - Pesawat Sriwijaya Air dengan rute penerbangan Jakarta-Pontianak diduga hilang kontak. Laporan itu dikonfirmasi oleh Airnav dan Badan SAR Nasional.

Berdasarkan informasi, pesawat tersebut seharusnya berangkat pukul 13.40 WIB, namun mengalami penundaan hingga akhirnya take off pukul 14.36 WIB. Berdasarkan jadwal, pesawat tersebut seharusnya sudah sampai sejak 15.15 WIB.

"Confirmed, hilang kontak," kata Humas Airnav, Yohanes, dilansir Kumparan, Sabtu (9/1).

Sementara itu Kasubbag Humas Badan SAR Nasional, Yusuf Latif, menyatakan sementara pesawat dalam status diduga hilang kontak.

"Sementara masih diduga (hilang konta)," jelas Yusuf dikutip Kompas.

Ada dugaan, pesawat tersebut jatuh di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Hal demikian seperti disampaikan Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi.

"Iya katanya ada (pesawat jatuh) tadi jam 14.30 WIB. Mungkin saat ini sedang ada pencarian. Infonya ada (pesawat) yang jatuh, meledak di Pulau Laki," terang Junaedi kepada detikcom.

Pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak setelah terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, adalah pesawat bernomor penerbangan SJY182 dengan registrasi PKCLC.

Informasi sementara yang didapat tim News Sinergi adalah, terdapat 59 penumpang, termasuk lima anak dan seorang bayi. Sementara dari pihak maskapai, terdapat dua pilot dan empat awak kabin. Pesawat kehilangan kontak setelah berada di ketinggian 10 ribu kaki dan hanya berselang empat menit setelah terbang. (sty)