Perkosa Caleg, DKPP Pecat Ketua KPU Jeneponto

Baharuddin melakukan tindak asusila paksa terhadap PD dengan modus bisa mendongkrak suara dalam pemilihan legislatif

Perkosa Caleg, DKPP Pecat Ketua KPU Jeneponto
Ilustrasi korban tindak asusila paksa (Foto: Freepik)

News Sinergi - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengeluarkan keputusan pemberhentian tetap kepada Baharuddin Hafid dari posisi Ketua KPU Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Keputusan ini merupakan kelanjutan dari kasus pemerkosaan terhadap caleg Perindo.

Pemecatan Ketua KPU Jeneponton ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 96-PKE-DKPP/IX/2020 dan Nomor: 104-PKE-DKPP/X/2020. Keputusan ini dibacakan pada Rabu (4/10/2020).

"Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Teradu Baharudin Hafid selaku Ketua merangkap anggota KPU Kabupaten Jeneponto sejak dibacakannya putusan ini," bunyi putusan DKPP dilansir VOI, Kamis (5/11).

Keputusan ini diambil berdasarkan aduan caleg Perindo 2019 yang juga bendahara DPD Perindo Jeneponto berinisial PD. Menurut PD, Baharuddin melakukan tindak asusila paksa terhadap dirinya dengan modus bisa mendongkrak suara dalam pemilu legislatif.

"Dan di sini terjadi pemerkosaan/pemaksaan Seks yang dilakukan Baharuddin dan bersumpah untuk membantu memenangkan Pengadu I sebagai caleg dapil IV DPRD Provinsi Sulsel," demikian keterangan pengadu dalam sidang DKPP.

PD sendiri akhirnya gagal menjadi anggota DPRD seperti yang dijanjikan, meski belakangan dirinya sempat dinikahi Baharuddin. (sty)