Lambat Penanganan Banjir, PM Malaysia Khawatir Banjir Susulan

  • Bagikan
foto : reuters

Newssinergi – Pada hari Selasa Malaysia memperingatkan lebih banyak badai dan hujan lebat dalam beberapa hari mendatang ketika Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob mengakui kelemahan dalam tanggapan pemerintah terhadap banjir yang telah menyebabkan lebih dari selusin kematian dan perpindahan lebih dari 60.000 orang.

Negara itu mengerahkan tentaranya dan badan-badan keamanan lainnya setelah hujan deras yang dimulai Jumat lalu, yang menyebabkan banjir di delapan negara bagian.

Pihak berwenang telah dikritik oleh masyarakat dan anggota parlemen karena respons mereka yang lambat, dengan beberapa orang terjebak oleh air banjir selama lebih dari dua hari sebelum diselamatkan, terutama di Selangor, wilayah terkaya dan terpadat di negara itu.

Perdana menteri pada hari Selasa mengakui kelemahan dalam mengoordinasikan tanggapan oleh badan-badan keamanan federal, menurut siaran di saluran berita yang dikelola negara Bernama TV.

“Saya tidak memungkiri (kelemahan) dan akan memperbaiki ke depannya,” ujar Ismail Sabri.

“Tanggung jawab bukan hanya pemerintah federal, tetapi juga pemerintah negara bagian, dan garis depan adalah distrik.”

Baca JugaShin Tae Yong : Poles Timnas Bangun Mentalitas

Departemen Meteorologi mengatakan Malaysia dapat melihat lebih banyak banjir dalam beberapa hari mendatang, karena depresi tropis bergerak menuju empat negara bagian di utara Malaysia.

“Situasi ini dapat menyebabkan curah hujan terus menerus dan angin kencang di negara bagian utara …. yang dapat menyebabkan banjir di daerah tingkat rendah,” kata departemen itu dalam sebuah pernyataan.

Korban tewas akibat banjir di Selangor naik menjadi 17 pada Selasa, sementara lebih dari 30.000 orang telah dipindahkan ke tempat penampungan sementara, kata Kepala Menteri negara bagian Amirudin Shari dalam sebuah pernyataan.

Badan penanggulangan bencana nasional mengatakan hampir 63.000 orang mengungsi di seluruh negeri pada Selasa.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *