Kisah Daniel Villegas: Vonis Tak Bersalah Setelah Dipenjara 25 Tahun

Perjalanan kelam Villegas bermula ketika dirinya dituduh sebagai tersangka utama pembunuhan dua orang remaja dan melukai dua orang lainnya di El Paso pada 1993.

Kisah Daniel Villegas: Vonis Tak Bersalah Setelah Dipenjara 25 Tahun
Daniel Villegas tak bisa menahan haru usai mendengar putusan tak bersalah dari hakim pengadilan. (Foto: El Paso Times)

News Sinergi - Pernah ada kasus unik terjadi di El Paso, Texas, Amerika Serikat. Seorang pria bernama Daniel Villegas harus menjalani hukuman selama bertahun-tahun atas kasus pembunuhan yang tak dilakukannya.

Perjalanan kelam Villegas bermula ketika dirinya dituduh sebagai tersangka utama pembunuhan dua orang remaja dan melukai dua orang lainnya di El Paso pada 1993 silam. Saat itu, Villegas masih berusia 16 tahun.

Setelah dua tahun menjalani tahanan dan interogasi, tepatnya pada 24 Agustus 1995, Villegas divonis dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Villegas sempat berkali-kali mengajukan banding dengan menghadirkan saksi, namun tetap saja pengadilan tak bisa menemukan tersangka baru.

Sampai pada akhirnya jelang kebebasan pada 2013, pihak keluarga korban dan jaksa penuntut meminta hukuman Villegas ditambah tujuh tahun. Total menjadi 25 tahun hukuman penjara.


PILIHAN EDITOR


Beruntung, Villegas memiliki teman yang terus berjuang untuk mengeluarkannya dari penjara, sekaligus membersihkan namanya dari segala tuduhan. Adalah John Mimbela yang sejak 2007 sudah mempelajari perkara yang dihadapi Villegas.

Mimbela bahkan sampai harus menyewa detektif swasta untuk membuktikan Daniel Villegas tidak bersalah. Bukan hanya itu saja, Mimbela juga selalu menemui awak media untuk menjelaskan temuannya.

Setelah penantian panjang, akhir pada 5 Oktober 2018, hakim memutuskan Daniel Villegas tidak bersalah. Meski putusan itu datang terlambat, karena Villegas juga sudah menghabiskan masa tahanannya, paling tidak hal tersebut bisa membersihkan namanya.

"Terima kasih seluruh warga El Paso. Bahkan di pengadilan ketika kami menunggu, banyak yang datang dan mengatakan, 'Kami mendukungmu.' Bahkan penegak hukum di ruang sidang, saya tidak bisa mengatakan mereka siapa, bahkan berkata, 'Kami mendukungmu'," kata Villegas dilansir El Paso Times kala itu.

(sty)


Video putusan bebas Villegas: