Kesiapan Sejumlah Sekolah Sambut Pembelajaran Tatap Muka

Pihak sekolah siap memberlakukan protokol kesehatan ketat sesuai anjuran pemerintah.

Kesiapan Sejumlah Sekolah Sambut Pembelajaran Tatap Muka
Pihak sekolah sudah siap menyambut belajar dan mengajar tatap muka (Foto: M. Sholeh)

News Sinergi - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim menggaungkan rencana proses belajar dan mengajar tatap muka pada awal Januari 2021 nanti. Dalam konferensi pers (20/11/2020), Nadiem Makarim menyebut kebijakan ini berdasarkan keputusan bersama empat menteri, yakni Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri.

Rencana itu disambut positif oleh berbagai pihak sekolah. SMK Kesehatan Mulia Karya Husada, Jakarta Selatan, menjadi salah satu sekolah yang menyambut gembira rencana tersebut. Menurut perwakilan sekolah, Rohani, pihaknya siap memberlakukan protokol kesehatan yang ketat sesuai anjuran pemerintah.

"Sebagai sekolah kita ikutin saja kalau dari pemerintah mengizinkan untuk tatap muka. Dari orang tua untuk mengizinkan anaknya belajar di sekolah, pihak sekolah telah mempersiapkan protokol kesehatan," kata Rohani kepada News Sinergi, Senin (30/11).

Seperti juga di SDN Makasar 07 Pagi Jakarta Timur, hingga kini pihak sekolah masih menunggu surat edaran resmi dari pemerintah perihal dibukanya kembali sekolah tatap muka yang direncanakan mulai pada awal 2021 nanti.

Baca Juga : Racun Cinta, Meracuni lewat Karya agar Pemuda Cinta Indonesia

"Sarana penunjang protokol kesehatan sekolah telah disiapkan yaitu masing-masing kelas disiapkan wastafel beserta sabun cuci tangan, hand sanitizer, juga dilakukan penyemprotan disinfectan dalam ruang belajar setelah sesi pertama selesai. untuk pembatasan jumlah siswa, akan dibagi menjadi dua shift atau secara bergiliran," ujar Varianti Sirait, Kepala Sekolah SDN Makasar 07 Pagi Jakarta Timur.

Varianti Sirait kepala sekolah SDN Makasar 07 Pagi Jakarta Timur.

Nadiem menegaskan, sistem shifting dilaksanakan demi penegakan jaga jarak atau social distancing. Mantan bos Gojek itu mewajibkan semua pihak menggunakan masker saat nantinya kembali melakukan kegiatan belajar-mengajar di sekolah. (slh/sty/rzk)