Hiroo Onoda: Gerilya 29 Tahun, Tak Tahu Perang Sudah Berakhir

Hiroo merupakan perwira intelejensi Angkatan Darat Kekaisaran Jepang dalam perang Dunia II yang bertugas di Filipina.

Hiroo Onoda: Gerilya 29 Tahun, Tak Tahu Perang Sudah Berakhir
Hiroo Onoda menolak menyerah (Foto: Istimewa)

News Sinergi - Pernah ada seorang tentara yang menolak untuk menyerah karena tak percaya Perang Dunia II telah berakhir. Adalah Hiroo Onoda, prajurit asal Jepang yang menghabiskan 29 tahun di hutan karena mengira masih berperang.

Hiroo merupakan perwira intelejensi Angkatan Darat Kekaisaran Jepang dalam perang Dunia II yang bertugas di Filipina. Prajurit kelahiran 19 Maret 1922 itu diketahui tidak menyerah meski perang sebenarnya telah berakhir pada Agustus 1945.

Sebagaimana lansir dari BBC dan berbagai sumber, Onoda awalnya berada di area pegunungan Pulau Lubang, Filipina, bersama tiga orang rekannya yaitu Prajurit Yuichi Akatsu, Kopral Shichi Shimada dan Prajurit Kelas Satu Kinshichi Kozuka.

Memasuki Oktober 1945, selebaran pengumuman menyerahnya Jepang disebar dengan pesawat. Selebaran tersebut berbunyi: "Perang berakhir pada 15 Agustus. Turun dari gunung!" Namun mereka menolak untuk percaya dan yakin itu hanya propaganda dari pihak sekutu.

Singkat cerita, Hiroo Onoda menjadi satu-satunya yang tersisa karena ketiga rekannya ada yang menyerahkan diri dan ada yang tewas dalam baku tembak.

Hingga akhirnya pada 9 Maret 1974, mantan komandan Hiroo semasa perang, Mayor Yoshimi Taniguchi, terbang ke Filipina untuk menemuinya dan meyakinkannya bahwa perang sudah berakhir.

Alasan Hiroo Onoda menolak menyerah adalah karena dirinya masih mengemban tugas komando dari atasannya. Maka dari itu, Yoshimi Taniguchi datang untuk memberikan surat pembebasan tugas. (sty)


Baca Fakta Unik Lainnya: