Bank Keliling, Benarkah Bermanfaat?

Pada umumnya, bank keliling adalah jasa pembiayaan informal dari pihak tertentu kepada masyarakat menengah ke bawah

Bank Keliling, Benarkah Bermanfaat?
Ilustrasi pinjaman uang (Foto: Sholeh)

News Sinergi - Bank keliling atau bank harian sudah tidak asing lagi bagi masyarakat menengah ke bawah. Mereka tersebar di wilayah Ibu Kota hingga pedesaan.

Mereka biasanya menyambangi para calon nasabah dengan mendatangi rumah, kontrakan atau tempat pedagang kecil. Mereka menawarkan bantuan pinjaman tunai dengan cara yang instan.

Bagi masyarakat menengah ke bawah yang ingin mengelola sebuah usaha, untuk mendapatkan modal usaha dari lembaga keuangan resmi tidaklah mudah karena berbagai faktor.

Salah satu nasabah dari Desa Bunder, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Idin (55) mengatakan bank keliling begitu populer di kampungnya.

"Sekarang bank keliling lebih banyak di kampung karena tempat tinggalnya jelas dan juga penduduk tetap, biarpun bayarnya lama tapi tetap lunas," ujar Idin kepada News Sinergi, Jumat (6/11/2020).

Sementara itu salah satu mantan pegawai bank keliling yang telah 2 tahun bekerja sebagai petugas di lapangan, Mega Sukaesih (21), mengungkap bahwa pencairan dana tidak terlalu sulit.

"Untuk persyaratan sendiri itu cuma KTP dan kartu keluarga setelah itu survei dan setelah semua lengkap dana langsung cair. Suka dukanya kadang, suka ada saja nasabah yang kabur bikin pusing," jelas Mega.

Pada umumnya, bank keliling adalah jasa pembiayaan informal dari pihak tertentu kepada masyarakat menengah ke bawah. Biasanya, bukan bagian dari lembaga keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Usaha ini biasanya dilakukan oleh individu atau sekelompok orang yang memiliki uang
berlebih untuk disalurkan sebagai pinjaman kepada pihak yang membutuhkan. (slh/rzk/sty)