Banjir Di Malaysia Berdampak Kenaikan Harga

  • Bagikan
foto : reuters

Newssinergi – Peristiwa Banjir Di Malaysia Menyebabkan Kenaikan Harga – Malaysia telah hujan selama beberapa hari terakhir dan mengalami kenaikan harga karna kondisi cuaca buruk di Malaysia. Intensitas hujan yang tinggi rupanya menyebabkan pemasok ikan dan sayuran menjadi mahal.

Hujan terus menerus telah menghambat pengiriman pasokan, Alex Zhou seorang pedagang sayuran di pasar Pasir Ris Drive 6 di Singapura, mengatakan kepada reporter Straits Times. Kami kehilangan banyak persediaan karena Peristiwa Banjir Di Malaysia yang menyebabkan sayuran seperti bayam mudah busuk di air.

Di Pasir Ris dan Ghim Moh Market dan Food Centre, harga tomat naik dari Rp. 28.000 per kilogram menjadi Rp. 42.000 per kilogram. Pedagang lain di Pasir Ris mengatakan, biaya distribusi sayuran dari Malaysia naik dari Rp. 142.000 per 10kg menjadi Rp.457.000 per 10kg.

Baca JugaLambat Penanganan Banjir, PM Malaysia Khawatir Banjir Susulan

Harga beberapa jenis ikan seperti bawal Cina dan kakap merah naik hingga 20 persen menurut Ketua Umum Asosiasi Pedagang Ikan Singapura. Bahkan menjelang perayaan Imlek, harga diyakini akan naik hingga 30 persen.

Setiap tahun saat musim muson, harga ikan selalu naik karena kondisi air yang buruk untuk dilayari, tetapi untuk produk ikan ini kenaikannya tidak terlalu tinggi, kata Goh. Menurutnya pedagang bisa mendapatkan pasokan dari negara lain, dengan kondisi banjir yang melanda Malaysia,.

Sedikitnya enam orang telah dinyatakan tewas dan hampir 50.000 lainnya dievakuasi di Malaysia setelah hujan lebat terus melanda pantai timur negara itu. Bahkan kejadian banjir di Malaysia pada awal tahun 2021 disebut-sebut sebagai yang terparah dialami Malaysia dalam setengah abad terakhir.

AFP, Sabtu (9/1/2020) mengatakan, pihak berwenang telah meningkatkan operasi penyelamatan setelah warga setempat mengeluh harus berjuang sendiri awal pekan ini. Akibat banjir tersebut, diperkirakan lebih dari 47.000 warga mengungsi.

Apa Penyebab Banjir

Banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi pada saat musim hujan. Di Indonesia sering terjadi banjir. Ada banyak penyebab banjir. Namun, seringkali masyarakat lupa bahwa banjir bisa terjadi karena hal sepele, namun berdampak luas.

Banjir biasanya selalu melanda saat intensitas hujan sedang tinggi, namun kurangnya kesadaran masyarakat dan kewaspadaan terhadap banjir seringkali menimbulkan masalah, seperti kurangnya kewaspadaan warga saat terjadi banjir.

Oleh karena itu pada saat terjadi banjir perlu dievakuasi ke tempat yang aman, hal ini untuk menghindari terjadinya banjir yang lebih besar. Lalu apa saja penyebab banjir? Ada beberapa penyebab yang dapat menyebabkan banjir:

Penyumbatan

Tersumbatnya aliran sungai atau parit dapat memicu terjadinya banjir. Terutama masyarakat yang suka membuang sampah di sungai. Sehingga sewaktu-waktu sampah yang menumpuk dapat menyebabkan banjir.

Penebangan Pohon

Deforestasi dapat menyebabkan hutan menjadi tandus. Hal ini tentunya akan berdampak pada lingkungan sehingga semakin sedikit pohon yang berguna untuk menyerap air.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *