10 Alasan Umum Bayi Menangis

  • Bagikan
foto : freepik

Newssinergi – Menangis adalah peristiwa normal dalam kehidupan semua bayi. setelah bayi keluar dari rahim, hal pertama yang harus dilakukan adalah menangis. Dengan tangisan pertama ia akan menghirup udara ke paru-paru untuk pertama kalinya dalam hidupnya.

Setelah itu persalinan jika bayi tidak menangis maka harus dimulai dengan sedikit mencubit atau membelai kaki dengan lembut. Dari sini jelas bahwa bayi yang sehat harus menangis dan itu adalah peristiwa fisiologis yang normal, masih beberapa kali dapat membuat ibu atau anggota keluarga kesal .

Kita semua tahu bahwa bayi tidak dapat mengungkapkan kebutuhan atau masalahnya dengan kata-kata. Satu-satunya cara bagi bayi untuk berkomunikasi dengan orang lain yaitu dengan menangis. Bayi menunjukkan beberapa tanda lain seperti kaki menendang, melambaikan tangan, memutar kepala, dll. Tetapi cara terbaik untuk menarik perhatian orang lain adalah dengan menangis.

Menangis berlebihan mungkin tidak memiliki definisi yang tegas karena kebiasaan menangis berubah dari bayi ke bayi dan beberapa bayi dapat dengan mudah ditenangkan tetapi beberapa sulit untuk ditenangkan. bayi menjadi tenang dengan memberikan ASI atau dengan menggendong dengan goyangan lembut.

Baca JugaKarir Lancar, Keluarga Harmonis Simak 5 Tips Berikut!

Tiba-tiba menangis berlebihan berarti bayi tertekan dan membutuhkan perhatian. Penyebab tangisan meluas dari alasan sederhana hingga kondisi yang mengancam jiwa. Oleh karena itu tangisan bayi tidak boleh diabaikan .

Sebagian besar waktu sulit untuk menemukan penyebab tangisan. Penyebab umum dibahas di sini untuk kesadaran.

Alasan umum untuk menangis:

1. Lapar / haus

Bayi yang lapar akan menangis sampai ia mendapatkan susu. Di sini pepatah lama menjadi kenyataan ‘bayi yang menangis mendapat susu.

2. Ngompol atau pup

Buang air kecil dan buang air besar menyebabkan beberapa ketidaknyamanan dan mengakibatkan menangis sampai bagian-bagiannya dibersihkan dan dibuat kering.

3. Lelah

Ketika bayi lelah setelah perjalanan dan tidak bisa tidur hanya menangis saja. Mereka merasa lelah di lingkungan yang tidak nyaman dan karena iklim yang tidak sehat.

4. Panas & dingin

Jika mereka merasa terlalu panas atau terlalu dingin, mereka menjadi gelisah dan menangis. Anak merasa nyaman di ruangan dengan ventilasi yang baik.

6. Pakaian ketat

Pakaian ketat terutama selama iklim hangat tidak dapat ditoleransi untuk anak-anak. Elastisitas gaun yang ketat juga dapat menyebabkan nyeri di daerah pinggul.

7. Kamar gelap

Ketika bayi bangun dari tidurnya ia membutuhkan cahaya redup. Jika ada kegelapan ia akan mengganggu tidur orang tua dengan menangis. Tentu saja ia akan terganggu oleh cahaya yang kuat yang mengakibatkan menangis.

8. Nyamuk

Ya, makhluk ini mengganggu tidurnya dengan menghisap darah dan membuat bayinya menangis.

9. Hidung mampet

Anak mungkin tidak bisa tidur ketika pilek dan terus menangis sampai lorong itu terbuka.

10. Ruam popok

Jika popok yang ketat dan basah disimpan dalam waktu lama akan menyebabkan kondisi tersebut.

Ruam juga bisa disebabkan oleh beberapa reaksi alergi terhadap bahan elastis popok. Ketika ruam muncul, itu menyebabkan rasa sakit dan bayi menjadi tidak bisa tidur dan menangis.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *